Memberikan beberapa konten terbaik dari kata kata, ucapan, pantun, contoh, tebak tebakan, cerpen daln lain lain.

Friday, October 20, 2017

Puisi Ibu Singkat Sedih Tersayang

Puisi Bunda - Salah satu orang yang sangat amat berjasa adalah orang tua yang rutin mendukung kami dikalan kami sedang di dalam keadaan bersedih dan beliau lah segalanya tetapi apakah kami telah membuat dirinya senang. Nah betapa baiknya kami wajib memberbagi sesuatu yang sangat amat baiknya dan juga tidak mudah di lupakan bunda kita. Apakah itu ? Adalah hadiah yang terbaik ialah berbagai untaian kata yang sangat amat berkesan di dalam hati beliau bahkan beliau tidak bisa menahan air mata yang bercucuran dikalan kami sedang mengumandangkan puisi bunda tercinta dan disitulah rasa haru bercampur senang.

Tetapi yang wajib di perhatikan adalah tutorial membuatnya bahkan seorang pujangga kata pun kebingungan di saat disuruh membuat puisi bunda kartini yang berjasa untuk bangsa dan negara. Seorang bunda itu wajiblah di hormati dan juga kami bahkan tidak bisa membalas jasa beliau tetapi kami telah sewajibnya memberbagi yang terbaik untuk bunda kami supaya beliau senang menonton kita. Padahal yang di inginkan bunda kami bukanlah untuk beliau melainkan untuk kami sendiri contohnya menyuruh kami untuk sholat itu adalah untuk kebaikan kami bukanlah untuk beliau tetapi beliau mengingatkan kami dengan rasa kasih sayangnya yang sangat amat tulus dan langsung saja buat anda yang sedang kebingungan saya berbagi postingannya dibawah ini.

Puisi Ibu

puisi ibu


Ingin Memeluk Ibuku
Ibu...
kau membingbingku selama satu tahun
kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah
Ibu....
kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain
ibu...
kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan
Ibu...
kalau aku membuat salah tolong maafkan aku
karena aku cuma kesal karna aku rutin diejek
Ibu...
kalau aku lagi sedih kau menghibur aku
kalau aku lagi kesal kau menghiburku
Ibu...
terimakasih atas jasa-jasamu jika aku
masih pernah bertemu dengan ibu
aku sangat ingin memeluk ibu

Cinta Aku
Terlalu lama aku menunggu
Ungkapan isi hatimu
Tetapi kau tidak pernah mau tau
Kau hanya diam membisu
Jika memang kau tidak cinta aku
Janganlah buang waktuku
Lelah ku ikuti inginmu
Tapi kau tidak peduli dngan perasaanku
Ku tidak mau terus mengalah
Lebih baik aku menyerah
Ku tau cinta tidak bisa di paksa
Tapi mengapa kau tidak jujur saja
Dari awal kami bersama
Kalo memang di hatimu tidak pernah ada rasa
Untuk aku yg mencoba setia
Sakit rasanya...
Bila cinta tidak terbalas cinta

Maaf Bila Belum Sempurna Baktiku
Tetes-tetes darah...keringat dan air matamu
Cukup telah menorehkan
Prasasti-prasasti indah di hidupku-
Menggenapi di setiap celah ruang dan waktu
Gumam doa tulus nan sederhanamu
Jua ....keriput di kening ‘tuk menata asa
Demi anak-anakmu
‘tlah menjadi saksi –
Pada hamparan permadani indah beranda syurga
Akhirnya.....
Maafkan bila belum sempurna baktiku padamu
Saat renta usia menjemputmu....ibu, Maafkan kami anak-anakmu
Selamat jalan.....ibu
Merengkuh jalan panjang menuju haribaan-Nya
Tuhan Semesta Jagad Raya

Sembunyikan Letihmu Dengan Senyuman
Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku
Seonggok Cacian rutin menghampiri mu
secerah hinaan tidak perduli bagi mu
rutin kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu
Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam kesuksesan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu memsenangkan aku
Dan yang rutin kau berbicara pada ku
Aku menyayangi mu saat ini dan waktu aku tidak lagi bersama mu
aku menyayangi mu anak ku dengan ketulusan hati ku

Sepanjang Waktuku
Ku ingin,
Menghirup udara yang kau hirup.
Melangkah,
Di tempatmu melangkah.
Berteduh,
Di tempatmu berteduh.
Dan terlelap di atas pangkuanmu.
Ibu
Ku hanya ingin rutin bersamamu.
sepanjang waktuku

MEnggantinya Canda Tawa
Ketika kupandang lekat pada sudut matamu
Tersimpan derita yang begitu mendalam
Aku tahu disana ketidak sedikitan tersimpan air mata untuk kami anakmu
Air mata yang telah kami lakukan
Ibu
Kamu rutin berharap kami anakmu yang kan jadi nomor satu
Tetapi sering kali kami melawan dan melalaikan perintahmu
Kami rutin membuatmu bersedih
Mulai saat ini aku bertekad untuk menghapusair matamu…
dan menggantinya dengan canda dan tawa
Terima kasih Ibu
Kau takkan pernah tergantikan di dalam hati kami anakmu

Ajarkan Kami Bermimpi
Kau ajarkan ku bermimpi
dan berbuat
Kau ajarkan aku jadi yang
terbaik
Petuah nasihat, perintahmu
Teringat kental dalam
memori
Hingga saat ini ku beranjak
dewasa
Aku rindu kasih sayang itu
ayah

Malaikatku
Engkau
Adalah malaikatku
Kasihmu sepanjang waktu
Kau melindungiku tanpa menggerutu
Tegar
Penuh sabar
Kau berjuang sendiri

Setumupuk Emas Kesuksesan
Dalam Senyum mu kau sembunyikan letih mu
Derita siang dan malam menimpa mu
tak sedetik pun menghentikan langkah mu
Untuk bisa Memberi harapan baru bagi ku
Seonggok Cacian rutin menghampiri mu
secerah hinaan tidak perduli bagi mu
rutin kau teruskan langkah untuk masa depan ku
mencari harapan baru lagi bagi anak mu
Bukan setumpuk Emas yg kau harapkan dalam kesuksesan ku
bukan gulungan uang yg kau minta dalam kesuksesan ku
bukan juga sebatang perunggu dalam kemenangan ku
tapi keinginan hati mu memsenangkan aku
Dan yang rutin kau berbicara pada ku
ku menyayangi dirimu saat ini dankan waktuku tidak lagi bersama dirimu
ku menyayangi dirimu anakku dengan setulus hati daku

Cerita Tentangmu
Ibu
Disini kutulis cerita tentangmu
Nafas yang tidak pernah terjerat dusta
Tekad yang tidak koyak oleh masa
Seberapapun sakitnya kau tetap penuh cinta
Ibu…
Tanpa lelah kau layani kami
Dengan segenap rasa bangga dihati
Tak terbesit sejenak fikirkan lelahmu
Kau terus berjalan diantara duri-duri
Ibu
Tak pernah kuharap kau cepat tua dan renta
Tak pernah ku ingin kau lelah dalam usia
Rutin kuharapkan kau terus bersamaku
Dengan cinta berbagi petuahmu
Ibu
Kau lah malaikatku
Penyembuh luka dalam kepedihan
Penghapus dahaga akan kasih sayang
Sampai kapanpun itu..
Aku akan tetap mencintaimu

Puisi Bunda Pendek Sedih Tersayang di atas itu semoga saja anda bisa mengutarakan isi hati anda betapa sayangnya kami terhadap bunda kami dan juga semoga ada postingan di atas itu yang sanggup mewakili perasaan anda terhadap orang yang telah melahirkan kami dan juga memelihara kita. Puisi bunda tercinta itulah silahkan anda berbagi juga ke kawan kawan anda semua.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Puisi Ibu Singkat Sedih Tersayang