Memberikan beberapa konten terbaik dari kata kata, ucapan, pantun, contoh, tebak tebakan, cerpen daln lain lain.

Sunday, November 12, 2017

Puisi Sahabat Sejatiku 3 Bait Jadi Cinta

Puisi Sahabat - Mungkin kita sudah merasa seorang sahabat itu adalah ikatan batin yang sudah tidak perlu diragukan lagi dan saling mendukung disaat senang sedih dan kadang pada saat galau pun saling mendukung untuk meraih apa yang di inginkan masing masing. Nah kalian pastinya mau memberikan moment yang sangat indah dengan memberikan beberapa untaian kata kata puisi untuk sahabat yang juga pada saat moment ini tentunya akan sangat mengharukan asng pendengar maupun yang membacanya.

Kalian tentu telah menghabiskan waktu bersama sahabat kalian cukup lama bahkan pada saat kita berjalan sendiri pun pasti orang orang akan menanyakan mana temanmu yang itu pastinya lah karena itu seorang sahabat itu sudah seperti saudara sendiri dan juga selalu bersama dengan keadaan apapun namun apakah kalian sudah memberikan hal yang spesial pada saat ulang tahun ataupun di dalam hal apapun. Dan disini saya akan memberikan puisi sahabat sejati yang akan kami berikan dibawah ini untuk kalian semua.

Puisi Sahabat

puisi sahabat

Puisi Sahabat Sejatiku 3 Bait Jadi Cinta

Kita Rutin Bersama
Kecewa, sunyi, canda, tawa kami lewati bersama
Kemanapun bagaikan tali yang telah diikat kuat, yang tidak bisa dilepas
Kau hibur aku disaat gundah serta kuhibur kau disaat kau membutuhkan
Kita saling melengkapi satu sama lain
Tapi tidak sama
Tidak sama pada saat itu
Pada saat waktu tidak berpihak terhadap kita
Kau serta aku terpisah
Dan akhirnya,
Akhirnya kau meninggalkan aku dengan sosok bayangmu
Bayangmu yang tidak tahu dimana tubuhnya
Yang kini telah tidak memiliki hati serta perasaan
Semacam bukan lagi sahabatku

Sejalan Dengan Pemikiran
Rutin ada waktu untuk kita
Rutin ada tutorial untuk kita
Rutin ada andalan untuk kita
Tetapi…
Adakah waktu untuk kawan kita?
Adakah tutorial supaya bisa kembali bersama mereka?
Adakah keinginan kami sejalan dengan pemikiran mereka?
Pasti ada segala saat kami bersama
Pasti ada cerita di dalam canda tawa
Pasti ada sejarah dalam suka serta duka
Tak butuh melalaikan yang ada di hadapan kita
Tak usah meremehkan yang tidak kami punya
Tak butuh iri mengenai yang mereka raih
Kita hanya butuh mencipta faktor tidak sama dari mereka
Kita hanya butuh merubah dunia dengan persahabatan kita
Untukmu aku ada serta rutin disini
Meski waktu tidak lagi bersama serta memihak kita
Meski cerita telah tidak sama arah serta tujuan
Tapi kami tetap satu selamanya
Sebab kami sahabat selamanya

Memiliki Sahabat Paling Baik
Air mataku menetes
Menahan air mata ini
Entah mengapa tiba tiba
Terbayang di pikiranku seorang sahabat
Yang rutin ada bersamaku
Tapi tidak sempat aku sadari
Betapa bodohnya aku
Memiliki sahabat paling baik
Tapi memilih sahabat palsu
Yang tidak sempat ada untukku
Semua salahku…
Hanya mengejar ketenaran semata…
Akhirnya Baru kusadari…
Populer bukanlah apa-apa
Hanya debu yang lewat tanpa butuh dihiraukan
Populer bisa hilang serta datang kapan saja
Tapi sahabat sejati bakal hilang serta takkan kembali
Sahabatku…
Seusai kau pergi
Semacam meninggalkan dunia ini
Aku baru sadar serta kurasa semua telah telat
Tak bakal ada waktu yang bisa diulang

Kau Tak Sendiri
Tak bisa ungkap dengan kata apapun
Ini terbukti sangat membosankan
Ini begitu melelahkan
Bahkan, ini sangat menjengkelkan
Tubuh seakan beku dalam bongkahan es
Membeku tidak tahu kapan bakal mencair
Yaa… itu benar sobat
Itu semua semacam sorot lampu panggung tanpa penonton
Menerangi tubuh di dalam kegelapan
Terdiam bisu tanpa senyum serta air mata
Ini sangat menyedihkan…
Tetapi.. ingatlah sobat..
Kau tidak sendiri
Kau tidak berdiri sendiri di kegelapan itu
Teteskanlah air matamu apabila hatimu merasa terisak
Berteriaklah sepuasmu apabila hatimu memanas
Sebab itu lebih baik ku lihat
Dari pada kau terdiam kaku di bawah sorot lampu itu
Bagai seorang tokoh tanpa dialog

Begitu Indah
Semua terjadi begitu indah
waktunya terasa begitu cepatnya berlalu bagaikan kilat yang menyambarkan sekejapan dimata
3 tahun tlah berlalu
diawali seragam merah putih
dijalani seragam putih biru
kini putih biru kan terlepas
pertanda perpisahan kan menyertai
Berat rasa hati ini tuk berpisah dengan sahabat biru
tetapi jalan tlah siapkan
bintang di masa depan
menanti hingga kapan tuk berjabat kawan sekolah biru

Melanda Jiwaku
Tak terbayang olehku
Waktu ini kan terjadi padaku
Tak terduga dalam benaku
Waktu kejam kan melanda jiwaku
Perpisahan ini kan meneteskan air mata
Dalam kekecewaan di selimuti kegembiraan
Perpisahan ini kan mengukir kenangan
Dalam suka maupun duka
Bertahun lamanya kami bersama
Menggali bakat tuk kedepan
Perpisahan ini kan merindukan sesama
Perpisahan ini kan menumbuhkan kesadaran bakal pengertian kebersamaan
Berpisah akhir pertemuan
Berpisah akhir kebahagiaan
Berpisah akhir kenangan
Berpisah tiada hari yang menyenangkan
Peluk eratlah semua orang disisimu
Peluk eratlah semua sahabat-sahabat tercintamu
Hingga kau teteskan air mata kerinduan
Hingga kau diam membisu

Terbelah
Dulu kami tidak begini
Tapi saat ini kami semacam ini
Dulu kami tidak tidak sama
Tapi saat ini kami terbelah
Dulu kami tertawa tawa
Tapi saat ini kami rutin menangis
Dulu kami begitu bebas
Tapi saat ini kami terhempas
Dulu aku !! kami serta dia
Dulu kami serta dirinya satu
Tapi saat ini kami tidak menyatu ,,, bagaikan !!
Kabut hitam saat ini terus beku
Semua telah berubah
Dulu kali ini serta esok
Dulu tetap ada kedamaian untuk kita
Tapi saat ini semua kian berubah
Kali ini mulai ku rindukan
Kedamaian itu kembali dalam hati ku
Dan menyimpan nya rutin
Untuk hari esok
Sebab dirinya kami begini
Sebab dirinya puisi ini

Rindu
Dikala malam datang..
Disaat itulah aku rutin merindukanmu..
Kamu yang dulu rutin bersamaku..
Kini kau telah jauh di negeri orang..
Kita terpisahkan oleh jarak yang begitu jauh..
Andai kau tau..
Aku disini rutin merindumu..
Aku rindu pada sosok dirimu yang begitu ceria..
Entah gimana kondisimu sekarang..
Hanya potret fotomu yang bisa menepis rindu ini..
Kau merupakan sahabat paling baikku..
Jangan lupakan aku..
Walau raga kami jauh, tetapi kami tetap satu tujuan

Hingga Takdir
Rutin hadir dalam kenasiban kita
Baik itu bahagia alias sulit
Tak butuh mengatakan ia tentu mendengar
Semua cerita bakal tercampur dengan bumbu kisahnya
Menegur kala kami salah mengambil langkah
Menyokong kala kami membawa satu keputusan
Bertanggung jawab meski tidak ikut menyebabkan
Meniupkan hawa kedamaian kala kami terbalut dalam emosi
Dan
Rutin semacam itu hingga takdir memisahkan

Sahabatku
kian lama nasib yang ku jalani
rutin bersama mu sahabat ku
sulit kecewa bahagia yang ku rasakan
bersama mu sahabat ku
sahabat
begitu tidak sedikit kenangan yang kami lalui
ke bahagian yang rutin kami rasa bersama
tetapi musnah dengan sekejap
telah di renggut oleh maut yang tidak terduga
sahabat
kini kau telah berangkat meninggalkan ku
meninggalkan semua kenangan kita
menyimpulkan suatu  air mata
yang terjatuh di pipi ku
sahabat
meski saat ini kami tidak bersama
meski kami telah tidak sama kenasiban
tetapi kami tetap satu dalam hati serta cinta
sebab kau sahabat sejati ku
selamat tinggal sahabat ku
selamat jalan sahabat sejati ku
cinta kasih mu kan rutin satu di hati ku
selamanya

Puisi Sahabat Sejatiku 3 Bait Jadi Cinta di atas itulah yang bisa saya bagikan semoga saja kalian isa membuat kan puisi sahabat jadi cinta yang juga bisa kalian bagikan dan juga bisa kalian ambil beberapa puisi di atas yang mungkin mewakili perasaan kalian semua.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Puisi Sahabat Sejatiku 3 Bait Jadi Cinta